|
|
|
|
ECB Diperkirakan Akan Menurunkan Suku Bunga |
|
|
|
|
Thursday, 06 November 2008 |
|
Hari ini tanggal 06 November 2008, ECB Bank Sentral Uni-Eropa diperkirakan akan menurunkan tingkat suku bunga untuk kedua kalinya dalam rentang waktu kurang dari satu bulan terakhir dimana perekonomian regional eropa mengalami penurunan terburuk dalam 15 tahun terakhir.
Pertemuan ECB yang dilangsungkan di Frankfurt diperkirakan akan menurunkan tingkat suku bunga acuan pinjaman dari level 3.75 persen ke level 3.25 persen demikan menurut 54 dari 55 analis yang dimintai jajak pendapat oleh Bloomberg News. Sebelumnya 8 Oktober, ECB menurunkan tingkat suku bunga 50 bps sebagai langkah kordinasi global dalam merespon krisis finansial yang semakin parah.
Data manufacturing dan service Eropa mengalami kontraksi periode Oktober sementara itu data eksekutif dan consumer confindence menurun tajam mendekati titik terendah periode 15 tahun yang lalu. Data tingkat inflasi menurun ke level 3.2 persen periode Oktober setelah mencapai puncaknya pada periode Juli sebesar 4 pesen. Sementara itu ECB, Bank Sentral Eropa berkewajiban menjaga agar tingkat inflasi tetap berada dibawah 2 persen.
Euro diperdagangkan pada level 1.2872 terhadap dolar AS (puklu 09:28 WIB), menurun dibandingkan penutupan kemarin di level 1.2953. Terhadap Yen, Euro diperdagangkan pada level 126.42, menurun dibandingkan penutupan kemarin di level 126.82. Poundsterling diperdagangkan pada level 1.5836 terhadap dolar AS, Terhadap Yen, Poundsterling diperdagangkan pada level 155.53. Hari ini juga Bank Sentral Inggris, BoE diperkirakan akan menurunkan tingkat suku bunga ke level 4.0 % dari level 4.50%. |
|
Last Updated ( Thursday, 06 November 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Dollar Koreksi Melemah, di Tengah Goncangan Perbankan AS |
|
|
|
|
Monday, 15 September 2008 |
|
Mata uang dollar di pasar Amerika malam ini 15 September 2008 terpantau bergerak melemah setelah sepanjang pasar Asia dan Eropa sebelumnya menunjukkan penguatan. Para investor di pasar agaknya sementara ini bersikap hati-hati sambil mengukur dampak lanjutan atas krisis yang terjadi di Wall Street di mana investment bank terbesar keempat di Amerika, Lehman Brothers, secara resmi dinyatakan BANGKRUT. Sementara itu, penurunan tajam pada harga minyak bumi hari ini telah memberikan energi penguatan atas dollar, sehingga pelemahan dapat tertahan.
EUR/USD terakhir berada di level 1.4187 dari level 1.4219 pada posisi penutupan pasar New York Sabtu WIB lalu. Sedangkan, USD/JPY berada pada level 105.73 dari level 107.82 akhir minggu lalu. Harga minyak bumi telah anjlok tajam sampai menyentuh level $92.93 per barrel hari ini.
Euro sempat rally cukup tajam sebelumnya oleh goncangan pada bank-bank besar di Amerika seperti Lehman Brothers Holdings Inc., Washington Mutual Inc., dan American International Group Inc. Di pasar dengan para trader mengantisipasi bahwa the Fed akan memangkas suku bunganya pada sekitar akhir tahun ini, sebagian lagi mulai berspekulasi bahwa ECB pun akan terimbas untuk memangkas suku bunganya untuk melawan tekanan resesi yang menjalar secara global.
Para analis pasar berpendapat bahwa kawasan Eropa ini sangat rentan terhadap gejolak pelambatan pertumbuhan ekonomi global saat ini bersamaan dengan goncangan di sektor keuangan. Dampaknya, diperkirakan analis bahwa mata uang euro tidak menjadi pilihan atas kemungkinan jatuhnya dollar oleh gejolak di bursa New York minggu ini. |
|
Last Updated ( Monday, 15 September 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Euro Masih Tertekan, Kondisi Ekonomi Zona Eropa Jauh Lebih Buruk Dari Amerika Akibat Krisis Global |
|
|
|
|
Friday, 12 September 2008 |
|
Mata uang Euro pada perdagangan hari ini tanggal 12 September 2008 tampak masih belum dapat keuar dari kisaran terendahnya terhadap rival-rivalnya. Euro anjlok tajam dan berada di kisaran terendahnya selama dua tahun belakangan terhadap yen oleh spekulasi bahwa Lehman Brothers akan mengalami kebangkrutan. Kondisi ini mengakibatkan para investor Jepang menunda melakukan aksi carry trade yen. Pada perdagangan kemarin euro juga sempat mengalami penurunan tajam terhadap dolar dan mencapai posisi terendahnya dalam satu tahun belakangan. Melemahnya euro terhadap dolar As ini dipicu oleh spekulasi bahwa kondisi ekonomi di zona Eropa akan jauh lebih buruk dibandingkan AS seiring menularnya krisis yang terjadi di AS ke zona Eropa. Pada perdagangan hari ini euro-yen terpantau pada posisi 149.96 per euro. Pada perdagangan malam tadi, euro-yen sempat mencapai level terendahnya dalam dua tahun belakangan di level 147.54 yen per euro. Sementara itu euro-dolar saat ini berada pada posisi 1.3994 dolar per euro setelah sempat mencapai level terendahnya dalam satu tahun malam tadi di level 1.3882. Dolar-yen terpantau berada pada posisi 107.16 yen per dolar. |
|
Last Updated ( Friday, 12 September 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Cadangan Minyak US Turun, Dollar Masih Kuat |
|
|
|
|
Wednesday, 10 September 2008 |
|
Pada sesi perdagangan malam hari ini 09 September 2008 diumumkan data cadangan minyak US dimana data tersebut menunjukkan penurunan cadangan minyak untuk periode minggu lalu. Data tersebut menunjukkan penurunan cadangan minyak USD dari yang semula naik 1,9 Juta per barel menjadi minus 5,9 Juta barel. Data ini kurang direspon oleh pasar dikarenakan data ini bersifat mingguan dan saat ini secara global terjadi penurunan permintaan US akibat pelemahan ekonomi global.
Sampai dengan malam hari ini USD masih bergerak dalam trend bullish terhadap berbagai mata uang utama dunia. Hal ini diperkuat oleh stabilnya harga minyak mentah dunia yang sampai dengan malam hari ini masih terus berada dibawah level 102 USD perbarel. Stabilnya harga minyak dunia memberikan tekanan positif bagi pergerakan USD yang selama 2 bulan terakhir bergerak bullish terhadap mata uang utama dunia. Disisi lain penurunan harga minyak dunia tersebut memberikan tekanan bagi pergerakan harga emas dunia saat ini . Harga emas dunia berada pada level 772 USD per troyounce dan sempat menyentuh level 758 USD per Troyounce. Secara teknikal USD masih berpeluang terus bergerak menguat terutama terhadap EUR dan GBP. Support untuk pasangan mata uang EUR/USD berada pada level 1.3980 dengan support kuat pada level 1.3922 sedangkan resistant berada pada level 1.4080. |
|
Last Updated ( Wednesday, 10 September 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
GBP/USD Di Prediksi Akan Terus Melemah Menuju Level 1.75 |
|
|
|
|
Wednesday, 03 September 2008 |
|
Siang hari ini Rabu 03 September 2008 dollar AS masih terus mengalami penguatan yang merupakan tertinggi dalam beberapa tahun terakhir ini terhadap poundsterling. Penguatan dollar AS juga terjadi terhadap Swiss Frank dan Euro. Hal ini tentunya tidak terlepas dari merosotnya harga komodity seperti Oil dan Gold yang dalam beberapa hari terakhir terus mengalami pelemahan. Dollar AS mengalami penguatan ke level 1.7706 terhadap poundsterling, dibandingkan penutupan kemarin pada 1.7842. Target yang dituju berikutnya adalah pada level 1.7518. Terhadap Swiss Frank, dollar AS menguat mencapai level 1.1146, dibandingkan penutupan kemarin pada 1.1069. Target berikutya pada 1.119.
Consumer Confident Inggris bulan Agustus Inggris tidak mengalami perubahan, dan merupakan yang terendah dalam empat tahun terakhir. Para pelaku pasar masih menunggu pengumuman hasil suku bunga BOE yang akan dirilis kamis besok.
|
|
Last Updated ( Friday, 05 September 2008 )
|
|
Read more...
|
|
| | << Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
| | Results 1 - 9 of 87 |
|
Your IP Address
|